Pilih kota Anda; lima waktu dan arah kiblat dihitung di perangkat Anda. Tidak ada informasi lokasi yang dikirim ke mana pun.
Waktu di halaman ini memakai metode Muslim World League: Subuh saat matahari berada 18° di bawah ufuk, Isya saat 17° di bawah ufuk. Kementerian Agama RI memakai sudut yang lebih dalam, yaitu 20° untuk Subuh dan 18° untuk Isya. Zuhur, Asar dan Magrib tidak bergantung pada sudut ini — ketiganya langsung mengikuti posisi matahari dan praktis sama di semua metode. Asar di sini dihitung menurut mazhab Syafi’i, sama seperti jadwal Kemenag.
Selisihnya kami hitung untuk Jakarta sepanjang 2026. Pada 21 Juni, Subuh jatuh pukul 04:46 dengan 18° dan 04:38 dengan 20°; Isya 18:58 dengan 17° dan 19:02 dengan 18°. Pada 21 Desember: Subuh 04:20 berbanding 04:11, Isya 19:17 berbanding 19:22. Pada 20 Maret dan 23 September polanya sama — Subuh 8 menit lebih awal dan Isya 5 menit lebih lambat menurut sudut Kemenag. Jadi Subuh di halaman ini selalu sekitar 8–9 menit lebih lambat daripada jadwal masjid Anda, dan Isya sekitar 4–5 menit lebih awal. Magrib (17:47 pada 21 Juni, 18:05 pada 21 Desember) identik di kedua metode.
Jadwal resmi Kemenag juga menambahkan ihtiyat, yaitu beberapa menit kehati-hatian, agar ibadah tidak dimulai sebelum waktunya; nilai itu tidak dimasukkan di sini, sehingga Zuhur, Asar dan Magrib di halaman ini bisa tampak satu sampai dua menit lebih awal. Jika Anda berpuasa, berbukalah mengikuti jadwal Kemenag atau azan masjid setempat; Magrib di sini adalah saat astronomis matahari terbenam. Untuk Subuh, jadwal Kemenag dengan 20° adalah yang dipakai masjid di seluruh Indonesia, dan itulah yang sebaiknya diikuti di tanah air.
Di Timur Tengah, Eropa, atau Amerika, metode setempat berbeda lagi, dan di lintang tinggi selisihnya bisa mencapai dua jam; pada titik tertentu matahari bahkan tidak pernah turun sedalam sudut yang diminta. Pengukurannya ada di halaman mengapa aplikasi jadwal salat berbeda (bahasa Inggris). Indonesia terletak di sekitar khatulistiwa, jadi masalah ini tidak terjadi di sini — panjang siang hampir sama sepanjang tahun, dan Subuh di Jakarta hanya bergeser sekitar 40 menit sepanjang tahun.
Sedang dalam perjalanan? Musala bandara (bahasa Inggris).